Kode error EC pada AC merupakan tanda bahwa sistem mendeteksi gangguan pada proses pembacaan suhu atau sirkulasi pendinginan. Pada banyak merek AC, error EC sering dikaitkan dengan sensor suhu yang tidak bekerja normal, komunikasi data yang terganggu, atau kondisi pendinginan yang tidak stabil.
Meski AC masih bisa menyala, kemunculan kode error EC tidak boleh diabaikan karena dapat berdampak pada kinerja dan usia komponen.
Penyebab AC Muncul Kode Error EC
Ada beberapa penyebab umum mengapa AC menampilkan kode error EC, baik pada AC inverter maupun non inverter.
Sensor Suhu Bermasalah
Sensor suhu berfungsi membaca temperatur ruangan dan evaporator. Jika sensor kotor, rusak, atau konektornya longgar, sistem akan membaca suhu secara tidak akurat dan memicu kode error EC.
Kabel Sensor Longgar atau Putus
Getaran unit AC dalam jangka panjang bisa menyebabkan koneksi kabel sensor menjadi longgar atau bahkan putus. Hal ini sering terjadi pada AC yang jarang diservis.
Evaporator Terlalu Kotor
Evaporator yang tertutup debu membuat suhu tidak terdistribusi merata. Akibatnya, sensor mendeteksi perbedaan suhu ekstrem dan memunculkan error.
Masalah pada Modul PCB
Pada beberapa kasus, kode error EC juga berkaitan dengan gangguan pada modul kontrol atau PCB, terutama akibat tegangan listrik yang tidak stabil.
Ciri-Ciri AC Mengalami Error EC
Selain munculnya kode error di panel display, biasanya terdapat beberapa gejala berikut:
- AC tidak dingin atau dinginnya tidak stabil
- Unit indoor menyala tapi kompresor sering mati
- AC mati sendiri setelah beberapa menit
- Suhu ruangan tidak sesuai dengan pengaturan remote
Jika gejala ini muncul bersamaan dengan kode error EC, kemungkinan besar masalah berada pada sistem sensor atau kontrol suhu.
Apakah Kode Error EC Berbahaya Jika Dibiarkan?
Kode error EC yang dibiarkan terlalu lama bisa menimbulkan masalah lanjutan, seperti:
- Kompresor bekerja tidak optimal
- Konsumsi listrik meningkat
- Komponen elektronik cepat rusak
- AC sering error berulang
Karena itu, pengecekan sejak dini sangat disarankan agar kerusakan tidak semakin luas.
Cara Mengatasi Kode Error EC pada AC
Penanganan kode error EC sebaiknya dilakukan secara bertahap, mulai dari langkah ringan hingga pemeriksaan teknis.
Matikan AC dan Reset Sementara
Coba matikan AC, cabut listrik selama 5–10 menit, lalu nyalakan kembali. Jika error hanya bersifat sementara, kode EC bisa hilang.
Bersihkan Filter dan Evaporator
Filter dan evaporator yang kotor sering menjadi pemicu gangguan pembacaan suhu. Pembersihan rutin dapat membantu menormalkan kembali kinerja sensor.
Periksa Sensor Suhu
Sensor suhu perlu dicek apakah masih berfungsi normal, tidak berkarat, dan posisinya tepat. Jika sensor rusak, penggantian biasanya menjadi solusi terbaik.
Cek Instalasi Listrik
Pastikan tegangan listrik stabil dan tidak sering turun naik. Penggunaan stabilizer bisa membantu mencegah error akibat gangguan listrik.
Gunakan Teknisi Profesional
Jika kode error EC tetap muncul setelah pembersihan dan reset, sebaiknya hubungi teknisi AC berpengalaman untuk pengecekan sensor, kabel, dan modul PCB.
Tips Mencegah Kode Error EC Muncul Kembali
Agar kode error EC tidak sering muncul, lakukan beberapa langkah pencegahan berikut:
- Servis AC secara rutin setiap 3–4 bulan
- Bersihkan unit indoor dan outdoor secara berkala
- Gunakan listrik dengan tegangan stabil
- Jangan menunda perbaikan saat AC mulai tidak dingin
- Pastikan pemasangan AC sesuai standar teknis
Perawatan sederhana namun konsisten dapat memperpanjang umur AC dan menjaga performanya tetap optimal.
Kesimpulan
Kode error EC pada AC umumnya berkaitan dengan gangguan sensor suhu, sistem pendinginan, atau modul kontrol. Meski terlihat sepele, error ini dapat memengaruhi kinerja AC dan menyebabkan kerusakan lanjutan jika dibiarkan.
Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, Anda bisa mengambil langkah yang tepat sebelum masalah menjadi lebih serius.


