Deterjen Cair atau Bubuk, Mana Lebih Cocok Saat Musim Hujan?

Deterjen cair atau bubuk sama-sama bisa membuat baju bersih. Bedanya baru terasa saat musim hujan, ketika air lebih dingin dan baju lebih lama kering. Pilihan deterjen ikut menentukan apakah baju berbau apek dan apakah mesin cepat kotor.

Tidak ada jawaban yang benar untuk semua orang. Yang penting adalah mencocokkan jenis deterjen dengan jenis mesin dan cara Anda mencuci.

Jawaban singkat. Saat musim hujan, deterjen cair umumnya lebih aman karena lebih mudah larut di air dingin dan jarang meninggalkan sisa. Deterjen bubuk tetap bagus untuk cucian yang sangat kotor, asal Anda melarutkannya dulu dan tidak memakai terlalu banyak.

Perbandingan Deterjen Cair atau Bubuk

AspekDeterjen cairDeterjen bubuk
Larut di air dinginSangat mudahBisa menggumpal
Sisa di baju dan tabungJarangLebih sering kalau berlebih
Noda lumpur dan tanahCukup baikLebih kuat
Noda minyakBaikBaik
Harga per cucianBiasanya lebih mahalBiasanya lebih murah
TakaranMudah diukurMudah berlebihan

Kenapa Pilihan Deterjen Penting Saat Musim Hujan

Air Lebih Dingin

Air tandon dan air PAM terasa lebih dingin saat hujan. Butiran deterjen bubuk tidak larut sempurna di air dingin, lalu menempel di baju dan dinding tabung.

Baju Lebih Lama Kering

Sisa deterjen yang menempel di kain menahan kelembapan. Akibatnya baju lebih lama kering dan lebih mudah berbau. Penyebab lain bau ini kami bahas di artikel baju bau setelah dicuci.

Mesin Lebih Cepat Kotor

Sisa deterjen yang menumpuk di balik tabung menjadi makanan jamur. Mesin yang sering memakai bubuk berlebih biasanya lebih cepat berbau. Cara membersihkannya ada di artikel mesin cuci bau apek.

Cocokkan dengan Jenis Mesin

  • Mesin 2 tabung cocok dengan deterjen bubuk maupun cair. Larutkan bubuk di air dulu sebelum memasukkan baju.
  • Mesin top loading otomatis cocok dengan keduanya, asal takarannya sesuai.
  • Mesin front loading butuh deterjen khusus mesin otomatis yang busanya rendah. Busa berlebih bisa mengganggu sensor dan pompa.

Pada mesin otomatis, busa berlebih juga bisa membuat air sulit terbuang. Gejalanya kami bahas di artikel air mesin cuci tidak mau keluar.

Cara Memakai Deterjen Bubuk Supaya Tidak Bersisa

  1. Larutkan bubuk di gayung berisi air sebelum masuk ke tabung.
  2. Pakai takaran sesuai petunjuk di kemasan, bukan lebih.
  3. Masukkan deterjen lebih dulu, baru baju.
  4. Tambahkan satu kali bilas untuk cucian tebal.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Bolehkah mencampur deterjen cair atau bubuk dalam satu cucian?

Tidak perlu. Mencampur dua jenis deterjen hanya menambah busa dan sisa di baju, tanpa membuat cucian lebih bersih.

Apakah deterjen cair lebih boros?

Bisa jadi, kalau Anda menuangnya tanpa takaran. Pakai tutup takar dari botolnya, karena satu tutup biasanya sudah cukup untuk satu kali cuci sesuai label.

Mesin mulai bau atau air sulit terbuang karena sisa deterjen? Jadwalkan servis mesin cuci Semarang, atau hubungi Service Mesin Cuci Solo. Penjelasan umum tentang deterjen ada di Wikipedia.

Scroll to Top